News Update :
Home » » Apa saja yang mesti ditanya pada saat proses taaruf (untuk akhwat)

Apa saja yang mesti ditanya pada saat proses taaruf (untuk akhwat)

07:38

Ada beberapa hal yang harus dan wajib di ketahui oleh para akhwat yang akan melakukan taaruf. Terkadang banyak yang gak tahu mau tanya apa, bahkan ada yang tidak bertanya karena bingung dari mana dahulu yang harus di tanya. Tapi kalo emang tidak ada yang di tanya ya lebih baik (bagus) 
Berikut contoh pertanyaan untuk ikhwan yang mungkin saja penting.:

1) Apa sajakah yang telah akhi kenali mengenai diri ana?
2) Mengapa akhi tertarik/bersedia lakukan taaruf dengan ana?
3) Dalam kehidupan sehari-hari akhi, siapakah orang yang nasihatnya paling akhi taati? Apabila beliau menasihati akhi untuk menghukum atau bahkan menceraikan istri akhi, apakah akhi akan mematuhinya?
4) Mungkinkah akhi kelak berpoligami? Mengapa?
5) Dalam pandangan akhi, apa fungsi istri? Apa sajakah yang akhi harapkan dari istri?
6) Siapakah yang akan mengerjakan urusan rumah tangga sehari-hari seperti memasak, mencuci, menyapu, dsb? (Pembantu? Istri saja?)
7) Apakah akhi membolehkan istri bekerja? Mengapa? Kalau membolehkan, apa saja syaratnya? Bagaimana bila penghasilan istri lebih besar?
8) Berapa persenkah dari total penghasilan akhi yang akan akhi serahkan pengelolaannya kepada istri?
9) Manakah yang akhi prioritaskan untuk pengeluaran rumah tangga? (Makanan? Pakaian? Tempat tinggal? Pendidikan anak? Modal pengembangan usaha? Atau apa?)
10) Akhi akan menempatkan istri di manakah sebagai tempat tinggal?
11) Kira-kira berapa kali akhi menghendaki hubungan seks dengan istri per bulan? Ketika istri sedang letih atau segan, apakah akhi akan tetap mendesak istri berhubungan seks?
12) Menurut akhi, bagaimana cara terbaik untuk mendidik anak?
13) Bila anak akhi tidak mematuhi akhi, apa yang akan akhi lakukan?
14) Bila istri akhi tidak mematuhi akhi, apa yang akan akhi lakukan?
15) Bila akhi marah kepada istri/anak, apa yang akan akhi lakukan?
16) Bila akhi dimarahi oleh (atau bertengkar dengan) istri/anak, apa yang akan akhi lakukan?
17) Relakah akhi bila istri akhi bergaul dengan siapa saja yang disukai oleh istri akhi?

Ini hanya sekedar contoh yang artinya tidak harus ini yang ditanyakan. Tapi setidaknya ini menjadi acuan para akhwat sekalian jikalau ingin bertanya pada saat proses taaruf. Allahu A'lam

YOU MIGHT ALSO LIKE

0 comments:

Post a Comment

 

© Copyright Pemuda Pemudi Muslim 2011 -2012 | Design by Febrian Iskandar | Published by Pemuda-Pemudi Muslim | Powered by Blogger.com.